Sabtu, 15 Mei 2010

Sejarah

Pada abad ke-16 hingga abad ke-17, wilayah kekuasaan atau pengaturan daerah-daerah di kawasan “Batanghari Sembilan” berada pada dua pusat kekuasaan. Pusat kekuasaan pertama dipegang oleh Jagat Besemah yang berpusat di Benuwakeling Lama dan Pusat kekuasaan  lainya dipegang oleh penguasa Palembang (Kesultanan Palembang) yang berpusat di Palembang Lama. Palembang masa itu diperintah oleh Pangeran Sido Ing Kenayan Ratu Jamaluddin Mangkurat IV (penguasa Palembang ke-7 setelah Ki Gede ing Suro Tuwo) yang memerintah tahun 1622-1635, sedangkan di Jagat Besemah diperintah oleh Ratu Singe Bekurung (Pemimpin ke-10 Jagat Besemah, Sebutan Ratu artinya Pemimpin).